KENALILAH DIRI SEJAUH MANA KAMU MENGENALNYA, SAMPAI MENGENAL SIAPA YANG MENCIPTAKANMU!! ITULAH ARTI HIDUP YANG SESUNGGUHNYA

Selasa, 12 November 2013

Untaian Kalimat BijakKu (Renungan)

Kata-kata adalah sebuah senjata yang paling ampuh dari senjata apapun, walaupun senjata nuklir sekalipun yang modern, dengan kata-kata kita bisa mendapatkan sebuah pengakuan dari orang lain, apalagi dengan kata-kata yang lebih sifatnya Bijak, untain kata bijak ini mudah-mudahan bisa membantu kita untuk lebih bersifat dewasa dan mengamalkan dalam hidup kita.
Oke langsung aja gan

  • Hanya satu tujuan hidup kita yaitu mengenal siapa yang menciptakan kita walaupun kita tahu itu Allah bukan hanya mengenal tetapi menyaksi dengan sejati itu Tuhan kita.

  • harus bisa mati sebelum mati artinya pikirkan akhir atau akibat dari perbuatan atau yang akan kita perbuat.

  • keindahan yang tiada bandingannya adalah mengenal Yang Maha Indah yang menciptakan keindahan itulah orang sukses dunia akhirat.

  • Apa keputusan ada ditangan makhluk dan apa keputusan ada ditangan Allah semua prnyataan itu salah karena Allah tak bertangan . Keputusan hanya milik Allah.

  • Menjaga diri, mentafakurkan diri sendiri sungguh lebih sulit untuk mempertanggung jawabkan diri kita tak usah resah dengan kesuksesan harta dunia karena yakinkanlah bila kita bisa mempertanggung jawabkan diri kita niscaya kita bisa bertanggung jawab untuk segala hal termasuk dunia.

  • Kesuksesan itu bukan karena maksud, keinginan, atau tujuan tercapai, tetapi disaat maksud untuk sukses itu tidak tercapai kita sukses mencapai ketenangan karena kegagalan dari maksud itu.

  • Jangan rendahkan kualitas rendah karena bila tidak ada itu kualitas baik pun takan ada. Jangan remehkan si miskin Karena bila tidak ada itu si kaya pun takan ada Jangan remehkan si bodoh karena bila tidak ada itu si pintar pun takan ada. Jangan kesalkan rasa gelisah karena bila tidak ada itu rasa tenang pun takan dirasakan. Jangan keluhkan kegagalan karena bila tidak ada itu kesuksesan pun takan dirasakan. Semaunya saling berkaitan itulah hidup, coba tundukan kepala sejenak tafakurkan hidup ini, lihat orang-orang dibawah banyak yang lebih fakir dari pada kita bersyukurlah apa yang ada sekarang niscaya akan merasa cukup.

  • kemarin Sejarah hari ini Anugrah Besok ada apakah??…mudah-mudahan Berkah.

  • Kenikmatan itu bukan ketika kita merasa bahagia, tetapi ketika kita sudah tidak merasakan rasa bahagia itulah kenikmatan yang sesungguhnya.

  • Sungguh wajar bilamana resah, gelisah, kecewa bila mendapat kegagalan. Walaupun engkau telah cacat yang terpenting engkau bisa kembali…kembali menyerahkannya pada Allah. tak usah heran! Dunia adalah Fana yaitu tempat masalah dan kebingungan.

  • Disaat engkau diuji untuk mendapatkan keindahan. Setelah engkau dapatkan keindahan itu, disaat itu pula engkau tidak membutuhkan lagi keindahan itu. karena keindahan yang sesungguhnya tiada lain selain dekatnya engkau dengan yang menciptakan keindahan itu.

  • Jangan merasa sabar dan jangan pula katakana sabar itu terasa. Karena sabar yang sesungguhnya ketika sudah tidak merasakan rasa sabar itu.

  • Tak semata-mata Allah memberikan cobaan kepada makhluknya karena Ia tahu hambanya bisa menghadapi semuanya. Sebagaimana halnya engkau di uji memasuki sekolah jenjang yang lebih tinggi ujian makin sulit seperti itu juga Allah mengujimu untuk menaikan derajatmu.

  • Karena ada masalah lah akan merasakan indah.

  • Nafsumu akan menentang memberontak tidak menerima semua yang Tuhan tentukan. Dan disaat engkau mengerti memahami semuanya disaat itu pula hatimu menangis…MENANGIS KEBAHAGIAAN karena nafsumu terbungkam.

  • Cobaan diibaratkan kenikmatan yang Allah beri lewat bingkisan kusam, kusut dan berdebu,,namun didalamnya terdapat berlian yang tak bernilai.(Ela Nurlaela)

  • Sungguh nikmat apa yang tak nikmat dan sungguh indah apa yang tak indah. Semua itu terasa ketika yang tak diharapkan kita rasakan.(Ela Nurlaela)

  • Tuhan lantunkan syair indahnya menyentuh qalbu dalam ketenangan, Tuhan bangkitkan cintaku lewat kegagalan, bersemilah aku berlabuh dalam lautan kasmaran bersama Tuhanku.(Ela Nurlaela)

  • Aku tidak terlalu suka mempunyai kedudukan derajat dunia maupun harta melimpah, hal itu kulakukan karena takut timbul iri hati tetangga.

  • Barang siapa yang senang menjadi pemimpin maka ia tidak akan mendapat kemenangan untuk selama-lamanya.

  • Aku tidak munafik menginginkan kedudukan yang tinggi, harta melimpah, tapi aku coba berfikir lagi itu mungkin bisa membuatku bahagia didunia tetapi bukan karena hal itu bisa membuat bahagia didunia karena aku mengerti itu kebahagiaan nafsu yang hanya sesaat. Nafsu tidak akan penah merasa puas, jadi cobalah untuk merasa cukup atas pemberian dari Tuhanmu walaupun sesungguhnya tidak akan, dan tidak pernah akan terhitung nikmat yang diberikan Allah.

  • Diberi kecukupan bilamana kita membutuhkan, dan Tuhan akan memberinya walaupun tidak secara Langsung pada saat itu karena mungkin itu keinginan dari nafsumu Tuhan maha Tahu belum saatnya engkau membutuhkan itu. Dan diberi ketenangan jiwa disaat banyak masalah menerpa mungkin kita tidak memahami dan merasakan kenikmatan itu, sejatinya itu kenikmatan yang tiada bandingannya.

  • Biarlah aku menjadi seorang tukang pacul, yang penting aku bisa husul. Biarlah aku menjadi orang faqir, yang penting aku tidak kikir. Biarlah aku menjadi seorang doip, yang penting aku bisa diakui wali sebagai sohib. Biarlah aku menjadi seorang hakir, yang penting aku tidak kafir.

  • Dunia – Akhirat itu diibaratkan seprti truk gandeng. Kuasai Akhiratmu Dunia pun akan mengikutimu.

  • Hati-hati dengan KEMANDIRIAN karena akan timbul KETAKABURAN ! Hati-hati dengan KEBEBASAN karena akan timbul KEEGOISAN ! Sesungguhnya apa yang sedang tak dirasa itulah yang telah dirasakan.

  • Renungkan dirimu sendiri saat kita berprestasi disekolah apakah kita yang memiliki kecerdasan itu, dan kekayaan apakah itu milik kita? jika kita mengatakan kita itu kuasa memilki rasa kepintaran,kebodohan,kekayaan,kemiskinan,bias,tua,muda,cantik,ganteng,jelek,masalah,bahagia,sedih,malas,rajin,semangat,sehat,sakit dsb… apa kita mempunyai itu semua atau kita pemilik itu semua? Tentu tidak! ketika kita bahagia jangan terlalu berbangga dan disaat kita sedih jangan terlalu mengeluh kita tidak mampu mengiadakan semua itu. tidak tidaak kuasa dan tidak mempunyai milik.

  • Ambilah segelas air dan segenggam garam kemudian minumlah, pasti kita akan merasa asin, mual tidak enak rasanya. coba sekarang ambil segenggam garam kemudian sebarkan kedalam danau, minumlah airnya pasti terasa segar dan rasa garam yang di tabur tadi tidak akan terasa. begitu pula dengan kehidupan ini. Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuaiuntuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah. Rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.

Senin, 11 November 2013

Hakikat Haramnya Babi

 
Tersebut dalam satu riwayat, pada suatu hari, Tuan Syeikh Imam Muhammad Abduh berkunjung ke suatu tempat di Perancis. Ketika penduduk disitu mendapat tahu kehadiran tokoh ilmuwan Islam ini, mereka mengundang beliau untuk menghadiri satu forum yang disertai oleh penduduk Islam dan bukan Islam disitu.
Para penduduknya bertanya kepada tokoh ilmuwan Islam ini tentang rahsia diharamkan babi dalam Islam.
Mereka berkata, “Umat Islam mengatakan babi itu haram kerana ia memakan sampah yang mengandung cacing pita, mikrob-mikrob dan bakteria-bakteria lainnya. Namun sekarang, babi-babi yang dibesarkan dalam penternakan moden dikembang biak dengan kebersihan yang terjamin dan melalui proses sterilisasi yang cukup. Ianya tidak mengandungi bakteria dan cacing pita yang membahayakan kesihatan lagi”.
Berkat keluasan ilmu yang dimiliki oleh Tuan Syeikh Imam Muhammad Abduh, beliau meminta mereka untuk membawakan dua ekor ayam jantan dan seekor ayam betina, serta dua ekor babi jantan dan seekor babi betina. Mereka bertanya, ” Untuk apa ? Beliau menjawab,” Penuhi permintaan saya dan saya akan perlihatkan suatu rahsia yang kamu semua inginkan”.
Tuan Syeikh Imam Muhammad Abduh menyuruh mereka melepaskan dua ekor ayam jantan bersama satu ekor ayam betina. Kedua ayam jantan itu berkelahi dan saling serang. Keduanya berusaha untuk mendapatkan ayam betina dan mempertahankan harga dirinya sehingga salah satu dari keduanya nyaris mati.
Kemudian beliau menyuruh mereka melepaskan dua ekor babi jantan dan babi betina. Kali ini mereka menyaksikan sesuatu yang berbeza. Dua babi jantan itu tidak saling serang dan berkelahi, tapi bekerjasama malah saling bantu-membantu untuk melaksanakan hajat seksual masing-masing, tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri untuk menjaga babi betina dari temannya. Dalam benak keduanya muncul sifat jahat untuk merenggut kehormatan sang betina.
Tuan Syeikh Imam Muhammad Abduh lalu berkata, “Tuan-tuan.. Saksikanlah bintang yang bernama babi ini, betapa ia tidak mempunyai maruah harga diri, tiada kejantanan dan bersifat bacul. Daging babi membunuh ‘ghirah’ (cemburu) orang yang memakannya. Itulah yang terjadi pada kalian. Seorang lelaki dari kalian melihat isterinya ‘bersama’ lelaki lain dan membiarkannya tanpa rasa cemburu dan seorang bapa di antara kalian melihat anak perempuannya ‘bersama’ lelaki asing dan kalian membiarkannya tanpa rasa cemburu dan was-was, kerana daging babi itu menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya.”
SIAPA TUAN SYEIKH IMAM MUHAMMAD ABDUH?
Muhammad Abduh lahir pada tahun 1266H atau 1849M disebuah tempat bernama Sibsyir, Kota Mahallah Nasr, Mesir. Beliau belajar Al-Quran di rumah ayahnya ketika berusia10 tahun dan selesai menghafalnya setelah dua tahun. Beliau juga menimba ilmu di Universiti Al-Azhar.
Beliau juga merupakan anak murid Syeikh Syaid Jamaluddin Al-Afghani dan menuntut berbagai macam ilmu seperti ilmu riyadi, filsafat dan ilmu kalam. Hubungan beliau dan Syeikh Jamaluddin Al-Afghani sangatlah erat. Banyak buku yang telah dibaca dan dikuasai. Kemudian beliau mulai menulis dan menerbitkan buku. Beliau banyak menulis dalam ilmu mantiq dan ilmu kalam.
Beliau lebih dikenali sebagai pembaharu dalam pemikiran keislaman. Metode yang diambil oleh Imam Muhammad Abduh dalam lapangan ilmu pengetahuan adalah melalui gabungan antara ilmu agama dan imu duniawi. Beliau lebih gemar menggabungkan keduanya asalkan ianya tepat dan tetap melalui jalan yang dianjurkan oleh Islam.
Beliau meninggal dunia pada tanggal 11 Julai 1905 di Alexandria, dengan mewariskan gedung ilmu yang berharga bagi generasi selanjutnya.

KITAB JAMI’UL MUQNI


Bismillahirrahmanirrahiim.
“Kitabul jami’il muqni’i : ini adalah sebuah kitab bernama jami’ul muqni,artinya kumpulan ilmu yg mencukupi.
Fi bayani haqiqoti imittauhiidi : dalam membahas yg sebenar-benar nya ilmu mengesakan / menunggalkan Allah.
‘Ala kasyfi fathir rohmani : dengan menjelaskan dari kitab Fathur rohman,
bisyarhi risalatil waliyi ruslani ad damsyiqi : yg diambil dari kitab ‘risalah’ Wali Ruslan Damaskus.
lil haqiril faqiri ‘ad’afunnasi TOTO SYARIF MUHAMMAD ZAKARIYA : oleh yg hina dan butuh (rahmat Allah),yg paling lemah di antara manusia yaitu APA TOTO SYARIF MUHAMMAD ZAKARIYA-Poponcol-Cilewo-Telagasari-Karawang-Jawabarat.
surah : inilah karya sang Guru Besar kita, Apa Toto Syarif Muhammad Zakariya. yang dinamai kitab ‘Jami’ul Muqni’ yaitu kumpulan ilmu yg mencukupi. untuk orang yang ingin meningkatkan keimanan,ketauhidan pada Allah,dzat yg maha Tunggal. utk orang yang ‘murid’ yaitu yang punya keinginan wushul / sampai pada Allah. yakni derajat hati yg beriman yang tertinggi .
Jami’ul Muqni membahas ilmu tauhid haqiqat. atau APA kadang menyebut juga tauhid khos (husus/tertentu). sebab manusia itu ada yg umum / awam ada juga yg khos / kalangan tertentu. yang khos menurut Allah adalah : 1. khos tertinggi, Rosullah SAW. 2. selanjutnya para Rosul yg lain. 3. para Nabi. 4. para .Sahabat 5. para Tabi’in / pengikut Sahabat. 6.para Wali Allah (kekasih Allah) diantara para Ulama. dengan urutan, 1. ghautsul alam / raja nya para Wali, Syeh Abdul Qodir Jailani. lalu para Wali Qutub / pemimpin para Wali pada setiap generasi. diantaranya adalah Syeh Zakariya Al Anshori. sang kakek buyut guru kita APA TOTO,juga syaikhuna KANG ADE PURNAMA ALAM.
qauluhu ‘Ala kasyfi fathirrahmaani : Jamì’ul Muqni karya Syaikhuna Apa Toto,yang selesai dikarang tahun 1970 M./ 1390 H. adalah merupakan penjelasan dari kitab Fathur Rahman karya Syaikh Zakariya Al Anshori, tahun 900 H. sebagaimana sudah disebutkan bahwa Syaikhuna Apa Toto adalah cucu buyut dari Syaikh Zakariya.
adapun Syaikh Zakariya Al’anshori merupakan Ulama Besar pada zamannya,yaitu antara thn 826 – 926 M. yang termasyhur ke seluruh dunia Islam waktu itu.
ditukil dari kitab ‘Thobaqotus Syafi’iyatul Kubro’ yaitu data para Ulama besar fiqih Madzhab Syafi’i setiap generasi,karya Syaikh Tajuddin as Subki. bahwa sejak Imam Syafi’i menetap di Kairo,Mesir dari Bagdad tahun 198 H. bersama’an dengan diangkatnya Gubernur Abbas bin Musa menjadi Gubernur Mesir yang mencintai Imam Syafi’i. maka Imam Syafi’i pun menetap di Kairo bersama muridnya yaitu Syekh Abdullah bin Al hakam. maka beliau pun menetap dan mengajarkan ilmu Islam sehingga banyak melahirkan para Ulama besar sesudahnya. beliau menetap selama 6 tahun hingga wafat thn 204 H. / 819 M.
adapun tempat belajar mengajar para Ulama murid-murid nya Imam Syafi’i waktu itu adalah Jami’ Al ‘azhar yang berkembang menjadi Universitas Al’azhar sekarang. Nah di Jami’ Al ‘azhar inilah Syaikh Zakariya Belajar sejak kecil. tercatat pada wktu remajanya beliau sudah hafal Al qur’an seluruhnya,hafal kitab Al’umdah & Mukhtashar Attibrizi. lalu beliau pun menjadi Guru Besar di Al’azhar,bukan sebentar.Yaitu dari usia 40 sampai usia 100 tahun.Beliau mengarang kitab fiqih Minhajut Thulab,lalu beliau perjelas lagi dan menjadi kitab Fathul Wahab,yang terkenal dan banyak dijadikan kajian di pesantren – pesantren di Indonesia.Lalu beliau juga mengarang kitab Tahrir dan juga FATHURRAHMAAN yang sedang kita bicarakan di atas. tercatat juga bahwa pada tahun 926 H. Syaikh Zakariya al Anshori selesai mengajar di Al’azhar,lalu mengembara ke daerah timur,sampai ke Indonesia.Beliau ikut andil menyebarkan Islam di pulau Sumatera dan Jawa.Bukti peninggalan beliau adalah terdapat naskah kitab Fathul Wahab karya beliau yang beliau hadiahkan pada raja di Riau. Sampai sekarang kitab tesebut ada di Istana Kerajaan Kuntu – Kampar Kiri-Riau. yaitu beliau menyebarkan Islam di situ lalu memberikan cindera mata berupa kitab tersebut. lalu melanjutkan perjalanan,akhirnya sampai di Pulau Jawa.
di Pualu Jawa beliau bergabung dengan Wali Songo. waktu itu sudah ada kerajaan Islam yaitu Mataram dengan rajanya Sultan Agung. lalu Belanda VOC datang menguasai jakarta yang mereka namai Batavia.Sultan Agung pun memerangi Belanda.tapi selalu kalah.Maka atas rekomendasi para Wali Songo (majelis Wali di Demak) sultan pun memberikan mandat pada Syekh Zakariya utk memimpin pasukan.Namun karena lidah jawa nya yang kental waktu itu,para pasukan tersalah memanggil Beliau. Harusnya Zakariya menjadi Pangeran Jayakarta.Tapi beliau tak menggubris apa pun orang memanggil. Akhirnya Belanda pun kalah oleh pasukan Syeh Zakariya. setelah Batavia bebas,maka beliau ganti nama kota tersebut menjadi Sundakelapa.selanjutnya beliau melanjutkan dakwah Islamnya mengelana dari 1 daerah ke daerah yg lain. diantaranya ke Karawang.Maka beliau digelari orang dgn Syeh Quro.
Bisyarhi risalati waliyi ruslani: dulu,syeh Zakariya menerima kitab Risalah karangan Syeh Ruslan Damaskus (hidup skitar thn 600 H.) Maka isi dari kitab Risalah trsebut diperjelas lagi oleh Syeh Zakariya dan diberi judul Fathur Rohman. artinya pembuka dzat yg maha pengasih yaitu Allah.
Nuktatun Dzorifatun : kata sambutan.
tidak saya sebutkan terjemah kata per katanya sambutan ini. isinya ; ini sambutan dari Menteri Agama RI tahun 1970 M. yaitu Haji Abdul Malik Abdul Karim Amarullah yg akrab dipanggil HAMKA. Beliau menerima kitab ini dari yg mulia Apa Toto,sang pengarang dan beliau memberi adfis positif bahwa kitab ini bagus sebagai rujukan dlm mempelajari ilmu Tauhid Hakikat & memperdalam Tashawuf.

Bismillahirrahmaanirrahiim
“Bismillahi : aku mulai mengaji kitab ini,Jami’ul Muqni. sambil meminta pada Allah supaya diberi kekuatan untuk bisa mengajinya & diberi barokah dlm mengajinya, dgn menyebut Nama Allah”
sifat Allah itu ; “Arrohmaani : Yang maha memberi ni’mat besar pada semua makhluk di dunia dan akhirat”
sifat Allah ; “Arrohiimi : Yang maha memberi ni’mat yg halus pada orang mu’min di dunia dan akhirat”.
surah : Ini adalah permula’an Jami’ul Muqni. Di mana pengarang memulai menuliskan penanya mengarang kitab ini dari sini. Ini bismillahnya Apa Toto. Lalu bagaimana beliau menjelaskan makna bismillahnya dulu?
perlu difahami,bahwa dlm memaknai bismillah,semua ulama tidak ada yg berbeda.yaitu,bismillah merupakan permula’an yg haqiqi.di mana banyak sekali dalil Al qur’an dan Hadits Nabi yg menjelaskan kedudukan bismillah. di antaranya :
1. iqtida’an bil Qur’anil Karim : mengikuti Al Qur’an. karena Al Qur’an pun yg diturunkan Allah dimulai dgn bismillah.
2. sabda Nabi : “Awwalu maa katabahul qolamu fi lauhil mahfudz,bismillahirrahmaanirrahiim” artinya: “yg paling pertama dituliskan oleh Allah di Lauh Mahfudz Nya adalah bismillahirrahmaanirrahiim.”
3. amalan biqaulinnabi : “faktubuuha…” artinya : tulislah bismillah itu pada permulaan…
4. tabrrukan bih : ngalap barokah dgn basmallah.sabda Nabi : “kullu amrin dzi baalin laa yubda’u fihi bibismillahirrahmaanirrahiim fahuwa aqtho’ au abtar au azdam” artinya : setiap perkara/perbuatan yg baik y.g tidak dimulai dgn bismillah maka spti domba patah tanduknya atw domba buduk atw spti orang yg berpenyakit kulit. (kurang sempurna)
jadi,dalil atw illat(alasan) para ulama selalu memulai tulisannya dgn bismillah adlh mengikuti contoh Al Qur’an.krna Qur’an pun dlm permulaan surat Fatihah dimulai dgn bismillah. lalu mengamalkan sabda Nabi,bhwa dlm memulai penulisan harus nulis bismillah dulu. lalu mengandung makna berdo’a pada Allah supaya diberi barokah ilmu dgn menulis/membaca bismillah.atw istilahnya tabarrukan / ngalap barokah.
dlm hal ini terbagi 2 :
1. Yang Mulia Apa Toto memulai menulis bismillah sbagai awal Jami’ul Muqni
2. kita yg mengaji harus ikut ‘membaca’ bismillah dlm memulai mengaji Jami’ul Muqni
yg Mulia Guru Kami berkata: “kita minta pada dzat Allah dimudahkan dlm menerima ilmu,dibisakan,diberi barokah dlm mengaji dengan menyebut nama Allah. bukan meminta pada nama Allah.”
lanjut beliau, “sifat Allah Arrahmaani : Yg Maha Memberi ni’mat besar,yg mencakup semua ni’mat yg Dia berikan pada semua makhlukNya. ni’mat diciptakan,diberi umur,sehat wal’afiyat,ditangguhkan siksa dari dosa selagi nyawa belum sampai ke kerongkongan (sekarat). dan dlm hal ini ulama terbagi 2 dlm mengartikan ‘arrahmaani’.
1. Apa Toto mengartikan Sifat Allah itu, Yg Maha Rahmaan di dunia dan akhirat.krna ga mungkin Maha Rahmaan di dunia saja.di Akhirat tidak.
Allah itu yg Maha sifat Rahmaan di dunia dan akhirat.Juga yg Maha sifat Rahiim di dunia dan akhirat.
2. jumhur ulama (kebanyakan para ulama) mengartikan : sifat Rahmaan itu yg diterima semua makhluk di dunia. sifat Rahiim itu yg diterima orang yg beriman di akhirat.”
Sekilas kayaknya berbeda 2 makna ini.Tapi kalau digali lagi lebih dalam,ternyata keduanya sama saja. jadi ini hanya ‘ikhtilaf lafdzi’, perbedaan lafadz saja.
karena, kata Rahmaan & Rahiim berasal dari kata Rahmat yg artinya ‘irodatu ishoolil khoiri li ahlihi’ : Allah menghendaki menyampaikan suatu kebaikan pada siapa saja yg Dia kehendaki. makna ini disepakati oleh semua ulama,trmasuk Apa Toto.
kita murid2 beliau ngga usah bingung. krna Yg Mulia Apa Toto adalah bagian dari Jumhur Ulama itu sendiri. jadi,kalau ada kata dlm sbuah kitab;menurut Jumhur Ulama,berarti menurut Apa Toto juga.dan begitu pun menurut Syaikhuna.
singkatnya, sifat Allah Arrahmaan adalah Yg Maha memberi ni’mat yg besar (ni’mat duniawi yg kita terima dgn jasmani/badan dan perasaan pancaindera) dan sifat Allah Arrahiim : Yg Maha memberi ni’mat yg halus yg hanya bisa diterima oleh orang beriman saja. Yaitu di dunia dgn ni’mat iman/manisnya iman dan ni’mat/lezatnya ibadah. Di akhirat dgn ni’mat surga dan ni’mat terbesar

Dikutip dari :
http://jamiulmuqni.blogspot.com